A Donkey and A Lapdog
A Donkey and A Lapdog
Once upon a time there was a farmer who owned a little dog that he keeps constantly by his side and a donkey, which lived in a warm stable and got plenty of fresh grain and sweet hay. But, unfortunately the donkey was not satisfied with his condition.
"I slave all day long, hauling wood or pulling the cart to market while the dog sleeps on the master's lap and eats from his plate!," the donkey grumbled. "Perhaps, he thought, if he behaved like the dog, his master would reward him with the same life of ease.
That very night, the donkey crept out of the stable and into the house where the farmer sat at supper. "First I'll frisk about and chase my tail, just as the dog does," thought the donkey. And he danced about the room, flinging up his hooves until the table toppled over and dishes went flying.
"Now I'll sit on his lap!" said the donkey, and he put his hooves up on the master's chair.
"Help! Save me from this mad beast!" the terrified farmer bellowed. Then his servants came running and, with shouts and blows, drove the donkey back to the stable.
"I suppose I' m a fine donkey, "the donkey lamented," but I' ll never be a lapdog!"
Moral of the Story- What's right for one may be wrong for another. So, never try to copy another person in front of you.
Seekor Keledai dan Seekor Anjing Piaraan
Pada masa lalu ada seorang petani yang memiliki anjing kecil yang ia terus menerus di sisinya dan seekor keledai, yang tinggal di sebuah kandang yang hangat dan mendapat banyak biji-bijian segar dan jerami. Tapi, sayangnya keledai tersebut tidak puas dengan kondisinya.
"Saya menjadi budak sepanjang hari, mengangkut kayu atau menarik gerobak ke pasar sementara anjing tidur di pangkuan tuanku dan makan dari piringnya!," keledai menggerutu. "Mungkin, pikirnya, jika ia berperilaku seperti anjing, tuannya akan membalasnya dengan kehidupan dengan kemudahan yang sama.
Malam itu, keledai merayap keluar dari kandang dan menuju ke rumah di mana petani duduk di perjamuan. "Pertama saya akan bergerak lincah di sekitarnya dan menggerakkan ekor saya, seperti yang anjing lakukan," pikir keledai. Dan ia menari disekekliling ruangan, menghempas-hempaskan kakinya sampai meja terguling dan piring beterbangan.
"Sekarang saya akan duduk di pangkuannya!" kata keledai, dan dia meletakkan kaiknya di kursi tuannya.
"Tolong! Selamatkan aku dari binatang gila ini!" teriak petani ketakutan. Pembantunya kemudian berlarian dan, dengan teriakan dan pukulan, menggiring keledai kembali ke kandang.
"Aku kira aku adalah keledai yang baik," keledai meratap, "tapi aku tidak akan pernah menjadi anjing piaraan!"
Pesan Moral dari cerita tersebut adalah:

i like it
BalasHapusi like it
BalasHapusNice
BalasHapusjadi diri sendiri lbh baik
BalasHapus:)
BalasHapusmantap
BalasHapus