Postingan

Bidadari Merah yang Sombong

Gambar
Bidadari Merah yang Sombong Di atas langit ketujuh, terdapat istana Awan yang sangat megah. Di istana itu, tinggalah tujuh bidadari yang cantik-cantik nan jelita. Setiap hari pakaiannya berubah-ubah. Berwarna-warni. Warna cerah adalah kesukaan para bidadari itu. Konon bidadari-bidadari itu, saat turun ke bumi, mereka berwujud kupu-kupu dengan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Sehingga kupu-kupu itu terlihat sangat mempesona. Kecantikan yang dimiliki para bidadari itu tidak dimiliki manusia. Itu sebabnya, ada salah satu bidadari yang sombong karena kecantikannya. Bidadari Merah itu panggilannya. Ia suka membanggakan diri dan mengolok-olok bidadari yang lain. Padahal bidadari yang lain masih saudaranya. Pada suatu hari, para bidadari itu pergi bermain ke bumi. Seperti biasanya, tempat pertama yang dikunjungi oleh para bidadari itu ialah sungai Periangan. Mereka mandi di sana kemudian mengisi kendinya dengan air.   Air itu akan di bawa ke istana Aw...

Telaga Bidadari

Gambar
Telaga Bidadari Dahulu kala, ada seorang pemuda yang tampan dan gagah. Ia bernama Awang Sukma. Awang Sukma mengembara sampai ke tengah hutan belantara. Ia tertegun melihat aneka macam kehidupan di dalam hutan. Ia membangun sebuah rumah pohon di sebuah dahan pohon yang sangat besar. Kehidupan di hutan rukun dan damai. Setelah lama tinggal di hutan, Awang Sukma diangkat menjadi penguasa daerah itu dan bergelar Datu. Sebulan sekali, Awang Sukma berkeliling daerah kekuasaannya dan sampailah ia di sebuah telaga yang jernih dan bening. Telaga tersebut terletak di bawah pohon yg rindang dengan buah-buahan yang banyak. Berbagai jenis burung dan serangga hidup dengan riangnya. “Hmm, alangkah indahnya telaga ini. Ternyata hutan ini menyimpan keindahan yang luar biasa,” gumam Datu Awang Sukma. Keesokan harinya, ketika Datu Awang Sukma sedang meniup serulingnya, ia mendengar suara riuh rendah di telaga. Di sela-sela tumpukan batu yang bercelah, Datu Awang Sukma mengintip ke arah telaga. Bet...

Legenda Batu Menangis

Gambar
Legenda Batu Menangis Disebuah bukit yang jauh dari desa, didaerah Kalimantan hiduplah seorang janda miskin dan seorang anak gadisnya. Anak gadis janda itu sangat cantik jelita. Namun sayang, ia mempunyai prilaku yang amat buruk. Gadis itu amat pemalas, tak pernah membantu ibunya melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah. Kerjanya hanya bersolek setiap hari. Selain pemalas, anak gadis itu sikapnya manja sekali. Segala permintaannya harus dituruti. Setiap kali ia meminta sesuatu kepada ibunya harus dikabulkan, tanpa memperdulikan keadaan ibunya yang miskin, setiap hari harus membanting tulang mencari sesuap nasi. Pada suatu hari anak gadis itu diajak ibunya turun ke desa untuk berbelanja. Letak pasar desa itu amat jauh, sehingga mereka harus berjalan kaki yang cukup melelahkan. Anak gadis itu berjalan melenggang dengan memakai pakaian yang bagus dan bersolek agar orang dijalan yang melihatnya nanti akan mengagumi kecantikannya. Sementara ibunya berjalan dibelakang sambil membaw...

Pulau Matahari

Gambar
Pulau Matahari Pada zaman dahulu kala, ada kakak beradik yang baru saja ditinggal mati oleh ayahandanya. Sang ayah meninggalkan harta warisan yang seharusnya cukup untuk mereka bagi dua. Hanya saja, sang kakak punya sifat serakah. Ia mengambil semua harta dan hanya meninggalkan sebuah keranjang dan pisau untuk adiknya. Sang adik yang baik hati pun hanya bisa pasrah menerima kedua benda tersebut. Suatu hari, ada seekor burung raksasa yang mengajak sang adik untuk pergi ke Pulau Matahari yang dipenuhi emas. Namun, ia hanya diperbolehkan mengambil satu bongkahan emas saja. Sekembalinya ke bumi, ia menjual emas tersebut dan hidup nyaman. Sang kakak yang mengetahui kisah tersebut iri. Ia berpura-pura miskin dan menipu si burung untuk mengantarnya ke Pulau Matahari. Meski hanya diperbolehkan mengambil sekeping koin emas, ia malah ingin membawa pulang semuanya. Tak disangka-sangka, burung itu ternyata telah pergi meninggalkannya. Karena terlalu lama berada di sana, sang kakak pu...

Cermin Ajaib

Gambar
Cermin Ajaib Alkisah, ada seorang raja bernama Granada yang sedang mencari istri. Ia pun menggelar sebuah sayembara. Barang siapa ingin menjadi istrinya, haruslah melihat ke dalam cermin ajaib yang mampu menunjukkan kebaikan dan keburukannya semasa hidup. Para wanita yang awalnya bersemangat ingin menjadi ratu langsung patah semangat mendengar persyaratan tersebut. Mereka khawatir dan malu kalau semua orang akan mengetahui borok-borok mereka. Hanya ada satu wanita yang berani mengajukan diri. Ia adalah seorang penggembala yang datang dari keluarga menengah ke bawah. Bukan karena ia merasa tak pernah berbuat dosa. Namun menurutnya, semua orang pasti pernah berbuat kesalahan. Selama mau memperbaiki diri, semuanya bisa dimaafkan.     Tanpa ragu dan takut, ia melihat ke dalam cermin tersebut. Setelah itu, raja mengatakan bahwa cermin itu sebenarnya hanyalah cermin biasa. Ia hanya ingin menguji kepercayaan diri para wanita yang ada di sana. Pada akhirnya, mereka pu...

Katak Yang Nakal dari Nigeria

Gambar
Katak Yang Nakal dari Nigeria Hari ini katak sangat senang. Udara yang cerah membuatnya bisa pergi bermain dan mencari makan. Katak pun melompat-lompat dengan riang. Saat sedang melompat, katak melihat seekor tikus sedang berjalan sendirian. Muncul niat dalam benak Katak untuk mengerjai si tikus. "Hai tikus, mau ke mana?" tanya Katak. "Aku mau ke ladang gandum untuk mencari makan," jawab tikus. "Bagaimana kalau kita ke sana bersama-sama?" ajak Katak. "Baiklah," seru Tikus, senang karena ada teman pergi ke ladang gandum. Katak kembali melompat dengan riang, sementara tikus berjalan dengan lamban. Hal itu membuat Tikus tertinggal di belakang. "Lambat sekali jalanmu. Aku punya ide agar kau secepat aku. Baiknya, kau ikatkan saja kakimu ke kakiku agar kau ikut melompat denganku," seru Katak. Tanpa pikir panjang, Tikus pun menyetujuinya. Katak kembali melompat, sementara tikus ikut melompat dan sering terjatuh mengikuti Ka...

Raja Gorila Yang Baik Hati

Gambar
Raja Gorila Yang Baik Hati Sudah lama kaum gorila tidak memiliki pemimpin yang baik untuk mereka. Mereka tak tahu apa yang harus dilakukan. Tak ada satu pun dari para gorila yang orangutan tahu tentang hal itu dan bermaksud mau dinobatkan menjadi pemimpin. Seekor Orang utan tahu tentang hal itu dan bermaksud memanfaatkan keadaan tersebut. Apalagi fisik orangutan dan gorila hampir sama. Suatu hari, ketika para gorila sedang sibuk beraktivitas, orangutan mendatangi dan menyapa mereka dengan sangat ramah. Begitu setiap harinya. Itu adalah cara orangutan untuk menarik simpati dari para gorila. "Aha!" cetus seekor gorila, gembira. "Sepertinya dia sangat cocok untuk menjadi raja. Dia ramah dan baik hati sekali," katanya, membicarakan orangutan. Gorila-gorila lain dengan cepat mengangguk tanda setuju. Orangutan yang sebenarnya memang sangat ingin menjadi raja, tentu saja senang bukan kepalang. Penobatannya sebagai raja dari para gorila dilakukan tidak lama sete...